200kg Bongkahan Safir bidang C 99,999% 99,999% monokristalin metode KY
Metode KY adalah metode pembuatan safir sintetis dan berikut adalah proses pembuatannya serta keuntungannya:
Proses Persiapan Boule Safir Tumbuh:
Persiapan Bahan Baku: Oksida aluminium dicampur dengan jumlah pewarna biru yang sesuai (biasanya besi dan titanium) untuk membentuk komposisi kimia safir.
Peleburan: Bahan baku dilebur pada suhu tinggi, biasanya menggunakan nyala api oksiasetilen atau peralatan peleburan suhu tinggi lainnya.
Pertumbuhan kristal: Material cair secara bertahap diangkat menjadi kristal safir yang lebih besar melalui proses Verneuil.
Pemotongan dan Pemolesan: Kristal safir dipotong dan dipoles untuk membuat lempengan safir, jendela optik safir, pilar safir, kubah safir, batang safir, bantalan safir, bola safir, nosel safir, bahan baku safir, dan banyak lagi.
Keunggulan bongkahan material safir:
1. Pengendalian komposisi: Proses sintesis memungkinkan pengendalian yang tepat terhadap komposisi kimia safir untuk mendapatkan warna dan kemurnian yang diinginkan.
2. Ukuran besar: Metode Lift-off memungkinkan persiapan kristal safir berukuran besar untuk batu permata besar dan penggunaan industri.
3. Biaya lebih rendah: Safir sintetis biasanya lebih murah untuk diproduksi daripada safir alami dan dapat diproduksi dalam skala besar.
4. Warna yang dapat dikontrol: Dengan menambahkan berbagai zat pewarna, safir dengan berbagai warna dapat diproduksi untuk memenuhi permintaan pasar.
5. Proses pembuatan dan keunggulan kristal safir metode Lira menjadikannya bahan batu permata sintetis penting, yang banyak digunakan di bidang perhiasan dan industri.
Diagram Terperinci


